Bahasa - Terapi Wicara

Technique of the 4 haches untuk mengembangkan bahasa anak

Technique of the 4 haches untuk mengembangkan bahasa anak


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Ketika kita berbicara dengan seorang anak yang sedang dalam proses mempelajari bahasa, tidak hanya apa yang kita katakan membantu anak tersebut untuk belajar bahasa tetapi juga BAGAIMANA kita mengatakannya. Cara kami mendekati anak, dalam berinteraksi dan menarik perhatian mereka, akan menjadi kunci dalam proses ini karena mereka akan memotivasi mereka untuk merespons secara timbal balik dan memulai contoh komunikatif baru. Tahukah Anda teknik dari 4 haches untuk mendukung pemahaman dan penggunaan bahasa?Kami memberitahu Anda!

Anak-anak belajar bahasa secara kebetulan, tanpa berusaha melalui rangsangan alami yang diberikan oleh lingkungan. Orang tua memainkan peran penting dalam membuat proses ini berlangsung, menambahkan bahasa ke dalam interaksi sehari-hari.

Bagaimana kita bisa mendapatkan lebih banyak dari momen-momen interaksi dengan anak-anak kita? Saya mengusulkan strategi ini: The 4 HACHES, (The Hanen Program) sehingga interaksi dengan anak Anda lebih efektif dan dengan cara ini Anda dapat lebih memanfaatkan contoh bermain dan belajar bersama. Terdiri dari apa?

- Sedikit berbicara
Saat berbicara dengan anak, gunakan kalimat pendek dan sederhana. Terkadang sulit bagi kami untuk beradaptasi dengan level bahasa mereka dan kami berbicara lebih dari yang diperlukan! Jika seorang anak berada pada tahap pencocokan 2 kata dan kita mengajukan pertanyaan atau komentar yang sangat panjang, akan sulit baginya untuk memahami dan menjawabnya.

Anak-anak merasa lebih mudah untuk memahami dan mengingat kata-kata ketika kita KURANG. Mudah juga untuk meniru kata-kata jika disorot dalam kalimat pendek. Mari kita lihat contoh: 'Felipe, ambil sepatumu karena sudah terlambat ke sekolah kita harus mencari saudara laki-lakimu.' Kalimat ini memiliki 19 kata dan banyak informasi untuk dipahami. Sebaliknya, kami mengatakan kepadanya: 'Felipe, bawa sepatumu. Ayo pergi ke sekolah. Untuk menemukan saudara-saudaramu. Frasa ini memiliki kalimat yang pendek dan sederhana, lebih mudah dipahami dan ditiru.

- Beri penekanan
Jika kata-kata penting disorot, kata-kata itu akan menarik lebih banyak perhatian kepada anak dan akan mampu memahami pesan dengan lebih baik. Mereka dapat ditekankan dengan mengucapkannya dengan banyak intonasi dan nada suara yang lebih tinggi. Mari kita lihat contoh: 'ANJING sangat lapar'. Dalam kalimat ini, DOG dan HUNGER ditekankan. Dengan cara ini anak akan lebih bisa mengulanginya.

- Bicaralah lambat
Jika ketika kita berbicara dengan anak kita berbicara lebih lambat, dia akan memiliki lebih banyak WAKTU untuk memahami dan menanggapi. Meningkatkan jeda antar kalimat adalah strategi untuk membantu anak saat dia memproses informasi linguistik.

Menemukan kata-kata, memilih fonem yang membentuknya dan membangkitkannya tampaknya sangat mudah, tetapi sebenarnya tidak !!! Untuk seorang anak yang sedang belajar bahasa ini adalah proses yang kompleks, membutuhkan waktu, ketenangan dan perhatian.

Penantian pasien Anda akan membantunya mengatur apa yang ingin dia katakan. Saat dia berbicara, tunjukkan minat Anda dengan menatap matanya dan menunjukkan antisipasi. Strategi lain yang dapat membantu Anda adalah memperpanjang kata dan mengucapkannya lebih lambat. Ini membantu perhatian dan ingatan Anda. Mari kita lihat contoh: 'Anak laki-laki itu sangat bahagia karena hari itu adalah hari ulang tahunnya.'

- Jadikan terlihat
Anak-anak kecil belajar bahasa dengan lebih baik jika mereka dapat MELIHAT sewaktu mereka berbicara, mereka adalah pembelajar visual. Melalui informasi visual, mereka dapat lebih memahami arti kata, mengantisipasi dan membangkitkan dengan lebih mudah.

Bagaimana kita bisa menggabungkan alat bantu visual? Menunjukkan atau menunjuk saat kita berbicara dengan anak kita; menambahkan gerak tubuh, tanda atau tindakan saat kita berbicara; dan menggunakan gambar yang menyertai apa yang kami katakan. Teknologi saat ini memberi kita kemungkinan untuk selalu memiliki foto atau video yang akan membantu kita menemani percakapan kita, sehingga anak dapat mengandalkan ini dan dengan demikian memfasilitasi komunikasi.

Dan, begitu Anda tahu tentang apa ini 4 teknik balok, jangan lupa untuk menjadi sangat ekspresif dan mengiringi kata-kata Anda dengan banyak gerak tubuh dan ekspresi wajah. Adalah kunci untuk MENGULANG secara berkala kata atau frasa yang Anda ingin anak Anda pelajari dan gabungkan dalam situasi yang berbeda, sehingga mereka akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendengarnya, memahaminya dan kemudian mengucapkannya. Misalnya: jika Anda ingin dia belajar dan menggunakan kata AIR, Anda akan mengatakannya setiap ada kesempatan: 'Apakah Anda ingin air?', 'Air yang enak', 'Airnya panas / dingin', 'Basah, air jatuh di lantai 'atau' Ke bebek air '.

Tidak perlu memaksanya mengulang kata-kata, saat itu akan tiba, tetapi anak pertama-tama akan menikmati pengalaman yang dibagikan, kemudian dia akan memahami kata-kata dan ungkapan dan akhirnya dia akan dapat mengatakannya.

Anda dapat membaca lebih banyak artikel yang mirip dengan Technique of the 4 haches untuk mengembangkan bahasa anak, dalam kategori Bahasa - Terapi bicara di tempat.


Video: 33 CRAFTS FOR COOL SCHOOL (Januari 2023).